
KabarIkn.com,BALIKPAPAN — Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik, menggelar kegiatan reses bersama warga RT 29 dan RT 30 Kelurahan Batu Ampar pada Rabu (22/10/2025) malam. Dalam pertemuan tersebut, persoalan pelayanan PTMB menjadi salah satu keluhan utama warga yang disampaikan langsung kepada wakil rakyat dari daerah pemilihan Balikpapan Utara itu.
Dalam sambutannya, Japar Sidik menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan secara langsung. “Kita akan dengarkan dan carikan solusi bersama. Tadi sudah disampaikan bahwa yang paling disoroti warga adalah soal air PTMB,” ujarnya.
Japar menjelaskan, sebelumnya sudah ada usulan pemasangan sambungan baru dari warga RT 29 dan RT 30 yang telah disampaikan ke PTMB. Berdasarkan data, terdapat sekitar 41 calon sambungan baru di RT 29 dan 21 sambungan di RT 30 yang sudah disurvei oleh pihak PTMB.
“Saya sudah mengawal ini sejak awal. Dalam rapat dengan Ptmb, pihak direktur menyampaikan akan ada pemasangan sambungan baru, walaupun terbatas. Karena kapasitas air saat ini masih mencukupi untuk sebagian wilayah,” katanya.
Ia berharap pemasangan sambungan baru dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat. “Kalau bisa dua bulan ini, sebelum akhir tahun sudah ada yang terpasang, terutama bagi warga yang rumahnya berdekatan dengan pipa aktif,” tambahnya.
Perwakilan PTMB, Suryo, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti hasil survei yang telah dilakukan. “Kalau semua data sudah lengkap dan warga siap membayar biaya administrasi sekitar Rp2,5 juta, maka pemasangan bisa dilakukan secara bertahap mulai bulan depan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Japar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses tersebut hingga selesai. “Saya pastikan akan terus memantau agar pemasangan sambungan baru ini bisa terealisasi. Karena kebutuhan air bersih adalah hak masyarakat,” tegasnya.
Selain persoalan air bersih, warga juga sempat menyinggung masalah legalitas lahan di wilayah Batu Ampar yang hingga kini masih banyak belum terselesaikan. Japar menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar permasalahan tersebut dapat segera ditindaklanjuti.
Kegiatan reses kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi antara warga, perwakilan PTMB, dan jajaran pemerintah kelurahan untuk membahas langkah teknis lanjutan terkait pemasangan sambungan air bersih di wilayah tersebut. (t/adv)