[Valid RSS]

Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari Melalui Sensun Ekonomi Pelaku Usaha Perkuat Pembangunan Daerah

Foto. : Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari; Saat Membuka Sekaligus Mencanangkan Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Paser. (Dok. AFA/ KABARIKN.COM )

KABARIKN.COM, Paser-Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari, mengajak seluruh pelaku usaha di Kabupaten Paser, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan besar, untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan memberikan data yang akurat dan sesuai kondisi sebenarnya. 

Ajakan tersebut disampaikan saat membuka sekaligus mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Paser di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, Jumat (12/06/2026).

Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi tidak hanya menjadi tanggung jawab Badan Pusat Statistik (BPS), tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, terutama para pelaku usaha sebagai sumber utama data ekonomi.

"Keberhasilan Sensus Ekonomi tidak berada di tangan BPS semata, merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau seluruh pelaku usaha agar menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi usaha yang dijalankan," Tuturnya.

 Ia, menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap data yang diberikan kepada petugas sensus. Seluruh informasi yang dihimpun dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan perundang-undangan dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik.

"Data yang dikumpulkan bukan untuk kepentingan pajak individual, data tersebut menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran," Ucapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Paser H. Ikhwan Antasari mengungkapkan perekonomian Kabupaten Paser terus menunjukkan tren positif. Pada Triwulan I Tahun 2026, ekonomi daerah tumbuh sebesar 3,65 persen secara tahunan. 

Selain sektor pertambangan dan penggalian yang masih menjadi penopang utama perekonomian daerah, sejumlah sektor lain juga mencatat pertumbuhan signifikan. Sektor penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 22,73 persen, sementara sektor perdagangan meningkat 15,21 persen.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan Struktur ekonomi Kabupaten Paser semakin beragam dan tidak hanya bergantung pada sektor ekstraktif.  

"Berbagai sektor mulai bergerak dan berkembang. Ini menjadi modal penting bagi pembangunan ekonomi daerah ke depan," Jelasnya.

Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan harus didukung oleh ketersediaan data yang lengkap, akurat, dan mutakhir. Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat. (AFA/ADV)