
Foto : Kadisdikbud Kota Balikpapan ,Purnomo
Kabarikn.com,Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, menghadiri perpisahan siswa siswi kelas IX MTS Darud Da'wah Wal Irsyad (DDI) Balikpapan angkatan pertama tahun 2021-2022 di Aula SMK Negeri 1 Balikpapan, Rabu (25/5/2022).
Dihadiri Pengawas Kementerian Agama Balikpapan Nanik Mutiani, para tenaga pengajar dan wali murid siswa siswi kelas IX MTS DDI Balikpapan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan Purnomo mewakili Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas'ud, SE, ME, saat membacakan sambutan mengucapkan selamat kepada para siswa siswi yang telah lulus dari MTS DDI Balikpapan.
"Semoga ilmu yang telah didapatkan, baik dari ilmu agama Islam maupun ilmu pengetahuan yang bermanfaat lainnya, dapat diterapkan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Apalagi di zaman sekarang, penting untuk dipahami ajaran Islam yang terkandung di dalam Al Qur'an, karena ajaran Islam yang baik akan membentengi akhlak dan moral dengan gerusan perubahan zaman yang terjadi dengan cepat.

"Mari kita bekali generasi penerus dengan pendidikan agama, dalam rangka meneruskan estafet pembangunan Kota Balikpapan sebagai Ibu kota Negara," ucap Pak Purnomo.
Ia mengucapkan terima kasih kepada para tenaga pengajar, para penyelenggara dan donatur dalam terselenggaranya pendidikan MTS DDI Balikpapan. " Semoga materi, tenaga, waktu yang saudara berikan menjadi amal jariyah, yang kebaikannya terus mengalir kepada diri saudara," jelasnya.
Kepala Sekolah MTS DDI Kota Balikpapan Sunasti menyebutkan sebanyak 48 pelajar lulus dari MTS DDI Balikpapan. "Kebersamaan kalian membuat sekolah kita menjadi kuat, prestasi demi prestasi kalian persembahkan dalam membangun sekolah kita, baik prestasi akademik maupun prestasi non akademik," ujarnya.
Ia berpesan untuk tetap menjaga nama baik sekolah. Meskipun, tidak bersekolah lagi di MTS DDI Balikpapan akan tetapi silaturahmi terus terjalin. "Jangan rusak nama sekolah kita ini dengan hal yang tidak baik. Teruslah belajar karena belajar atau mencari ilmu tidak cukup hanya di sekolah ini," ungkapnya.(**)