[Valid RSS]

Standarisasi Mutu Pelayanan AHASS Terapkan Quality Control dan SOP Ketat bagi Siswa Magang Melalui Pendampingan Mekanik

KabarIkn.com,Balikpapan – Jaringan bengkel resmi AHASS terus konsisten dalam mencetak tenaga kerja vokasi yang unggul melalui pembinaan berbasis Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat. Dalam setiap lini praktik di lapangan, para siswa magang jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) selalu dibimbing, dituntun, dan didampingi secara intensif oleh mekanik berpengalaman untuk memastikan pemahaman mendalam mengenai standar kualitas industri.

Pada sesi praktik terbaru, siswa magang mendapatkan pembekalan khusus mengenai penerapan Quality Control (Kendali Mutu) di bengkel AHASS. Kegiatan ini dipandu langsung oleh mekanik profesional AHASS, Deny, yang memberikan edukasi menyeluruh mengenai tahapan kerja sistematis yang wajib dilakukan dalam menangani unit sepeda motor konsumen.

Dalam sesi pendampingan tersebut, mekanik Deny menjelaskan secara rinci alur SOP yang terbagi menjadi tiga fase utama beserta fungsi dan tujuannya masing-masing:

Fase Sebelum Servis (Pre-Service):

Fungsi & Tujuan: Melatih siswa untuk melakukan pemeriksaan awal secara teliti, mulai dari menyambut kendaraan dengan ramah, mencatat keluhan pelanggan, hingga melindungi bagian bodi motor menggunakan cover pelindung agar tetap bersih dan aman selama proses pengerjaan.

Fase Saat Servis (During Service):

Fungsi & Tujuan: Membimbing siswa untuk mengeksekusi proses perbaikan atau perawatan sesuai dengan lembar perintah kerja (PKB) menggunakan tools standar pabrikan, serta memastikan setiap komponen dikerjakan secara presisi dan sesuai prosedur keselamatan kerja.

Fase Sesudah Servis (Post-Service & Final Quality Control):

Fungsi & Tujuan: Mengajarkan tahap pengujian akhir (test ride pengecekan fungsi rem, kelistrikan, hingga kebersihan unit) sebelum motor diserahkan kembali kepada konsumen, guna memastikan kualitas servis benar-benar prima, meminimalisir komplain, dan memberikan kepuasan maksimal kepada pelanggan.

‘Melalui pendampingan terstruktur bersama mekanik Deny, siswa SMK Negeri 6 Balikpapan tidak hanya dibekali keahlian teknis mekanikal semata, melainkan juga ditanamkan mentalitas kerja profesional yang menjunjung tinggi kedisiplinan SOP dan budaya mutu di lingkungan kerja AHASS” tutup Iqbal Safii selaku Manager Technical Service Department Astra Motor Kaltim 1.(*)