Saling Memahami Peran Kehumasan Dan Tugas Jurnalis

KabarIkn.com,Balikpapan - Peran Kehumasan dalam sebuah institusi pemerintah atau perusahaan sangat vital. Satu sisi dia berperan untuk kepentingan internal namun satu sisi pula dia harus tetap mampu membangun hubungan baik dengan pihak luar / masyarakat /komuitas lain dan terus membangun citra positif.
Peranan Humas pemerintah adalah mengkomunikasikan atau menginformasikan berbagai kebijakan pemerintah kepada masyarakat. Hal ini bertujuan untuk membentuk citra positif pemerintah daerah tersebut dimata publiknya.
Menyikapi hal terebut Ikatan Wartawan Balikpapan (IWB) menggelar Diskusi Publik denga tema Mendorong Peran Kehumasan Dalam Memberikan Layanan Publik, Terkait Informasi Yang Menjadi Harapan Jurnalis Dan Masyarakat Luas Untuk Menyongsong Kaltim Sebagai Ibu Kota Negara.
Kegiatan ini digelar di Hotel Pacifik (10/12). Dimana didapuk sebagai narasumber yaitu Wartawan Senior Kaltim Rizal Effendi, Humas PDAM Balikpapan Suryo Hadi dan Praktisi Kehumasan Martin Soekendar. Serta moderator Hery Sunaryo yang merupakan pengamat kebijakan publik di Balikpapan.

Secara lugas Rizal yang merupakan mantan Walikota Balikpapan dua periode ini memaparkan, humas harusnya sebagai back up bagi kerja wartawan. Humas saat ini dibutuhkan kecepatan. Paradigma humas harus berubah cepa dengan era pemeberitaan saat ini. Selain itu dengan banyaknya berita bohong dimasyarakat, humas harus mampu meluruskan.
“Humaslah filter dari pemberitaan tidak benar tersebu”.
Terkait masih adanya sikap kehumasan yang tidak bisa melayani secara baik kepada wartawan, itu hendaknya mulai dibenahi.
“Humas harus berubah dan wartawan tetap harus semangat untuk mengejar informasi yang diharapkan”tegas Rizal.
Sedangkan Suryo Hadi, dirinya lebih mengupas bagaimana layanan PDAM. Sebagai humas dirinya memahami apa yang diharapkan masyarakat luas. Komplain dan demonstrasi di kantor kerap kali dirinya hadapi dengan pendekatan kehuamasan.
“Tidak ada yang harus ditutupi, hadapi komplain yang ada dengan humanis”Terang Suryo.

Praktisi Kehumasan Martin Soekendar menegaskan pada peserta yang hadir. Dimana dari peserta tersebut merupakan jurnalis lolal Balikpapan.Sebagai humas yang paling utama adalah tidak menyebarluaskan informasi yang tidak benar/ yang menyesatkan sehingga dapat menodai profesi kehumasan.
“Menjalankan kegiatan profesi kehumasan dengan memperhatikan kepentingan masyarakat”tukas Martin.
Selaku ketua Ikatan Wartawan Balikppaan (IWB), Beni Sanger mengharapkan kegiatan Diskusi Publik ini dapat menyamakan presepsi antara peran kehumasan dan keinginan wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalismenya. Pelaku Humas bisa lebih professional lagi dalam menjalankan tugas dan perannya.
“Begitu juga dengan wartawan, bisa menjadi mitra dengan pelaku kehumasan terkait informasi yang dibutuhkan”tutup Beny.(danang)
