MAKASSAR-Meskipun dinilai pendatang baru sebagai perusahaan Migas, ENI memiliki beberapa sumur Migas dinilai cukup potensial, dalam produksi migas khususnya, di Kalimatan Timur (Kaltim).

Dari beberapa sumur saat ini, lagi produksi dinilai mendekati hasil produksi dari perusahaan Migas Lainnya, sudah lama eksis di hulu migas.
Keberadaan ENI dapat menyumbang produksi migas signifikan di Kaltim, demikian dikatakan Sebastian Julius, diakhir kegiatam edukasi dan media gathering SKK Migas, di Malino, Rabu (9/10/2019).
Ilustrasi
"Selanjutnya, ENI memiliki projek baru atau sumur gas baru, yakni Blok Merakes-Sepinggan di Kaltim, diperkirakan akan berproduksi di tahun 2020 atau 2021, saat ini lagi house trim," ungkapnya.
Meski besaran gas akan diproduksi, belum dapat disampaikan. Harapanya dapat meningkatkan produksi migas di Kaltim.
Selain itu ENI juga memiliki, lapangan sumur Jangkrik dengan produksi gas dilevel 600 MMscfd hingga 2022. Sebagai informasi bahwa ENI telah beroperasi di hulu migas sejak 2001. Dinilai, memiliki aset besar di eksplorasi produksi dan pengembangan di migas.