BERAU-Berita mememang menjadi sebuah informasi mengenai mengenai berbagai hal, namun dinilai maraknya berita hoax atau palsu hingga sekarang, mendapat perhatian khusus dari Humas Pemerintahan Kabupaten Berau tentang adanya berita hoax, Rabu (25/9/2019).

Humas Kabupaten Berau, Kasubag informasi dan informatika, Agus Sutanto mengatakan, dalam menanggapi Berita Hoax, memang saat ini masih marak adanya berita hoax, kaya seperti makanan sehari-hari.
"Untuk menangkal itu, Intinya kita sebagai masyarakat dan khususnya pewarta, semestinya sebelum memposting atau men-share suatu berita terlebih dahulu dicek kebenarannya," ungkapnya.
Ditakutkanya berita tersebut memiliki tujuan yang negatif, seperti ingin menciptakan konflik, mengancam persatuan dan kesatuan, dan yang lebih berbahaya apabila berita hoax tersebut sampai memakan korban," jelasnya.
"Selain itu dampak lainnya, seperti personal atau kelompok masyarakat yang bertujuan tidak baik dalam berita hoax, dapat menjatuhkan nama, pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter, itu yang kita waspadai," tambahnya.
Apalagi sekarang ini sudah ada UU ITE, yang bisa menjadi alat untuk menjerat pelaku-pelaku penyebar berita hoax, kata Agus.
"Jadi sebelum masyarakat sendiri yang tidak paham akan menjadi korban dari penyebaran berita hoax, alangkah baiknya, yang berprofesi jurnalis untuk memberikan pemahaman masyarakat melalui medianya terang bahayanya berita hoax, harapannya," lanjutnya.
"Untuk ciri-ciri berita hoax, Dia menjelaskan, lebih cenderung yang berbentuk foto, karena foto yang paling mudah di edit.
"Kemudian, tidak mencantumkan narasumber yang jelas, dan Judulnya biasanya lebih bombastis atau tidak sewajarnya dari pada isinya, oleh karena itu kami menghimbau masyarakat lebih berhati-hati lagi dalam menanggapi sebuah berita," tandasnya.
Penulis: Fadli