
Photo : Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Romif Erwinadi dengan Forkopimda yang ikut hadir dalam peresmian outlet pangan yang baru di bangun di Jalan Kartini.
KabarIkn.com,Tana Paser - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan gerakan pangan murah secara serentak nasional. Kegiatan yang dilaksanakan di outlet pangan kabupaten di Jalan Kartini dihadiri oleh TAPD dan masyarakat.
Bupati Paser yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Romif Erwinadi dalam sambutannya mengatakan bahwa beberapa hari lagi masyarakat akan merayakan hari besar keagamaan yaitu idul adha sehingga biasanya ada tradisi untuk menyambutnya dengan berbagai makanan spesial edisi lebaran. Lonjakan permintaan pembelian seperti inilah yang berpotensi terjadi lonjakan harga dan kelangkaan barang.
"Guna mengantisipasi hal tersebut maka Pemerintah menggelar Gerakan Pangan Murah Serentak nasional yang tidak hanya bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan menjaga ketersediaan pasokan komoditas pangan, namun juga sekaligus untuk menekan angka inflasi komoditas pangan di pasar," kata Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Romif Erwinadi.
Pada Gerakan Pangan Murah kali ini akan disediakan berbagai pangan berkualitas dengan harga murah di bawah harga pasar, seperti Beras Premium dan berbagai jenis beras lainnya, gula pasir, minyak, tepung, telur berprotein tinggi dari KTM, daging beku, bawang merah, bawang putih, ikan dan aneka sayuran.
"Namun demikian, masyarakat membeli sesuai dengan batas yang telah ditentukan agar tidak ada yang menimbun pasokan pangan sehingga seluruh masyarakat dapat kebagian dan merasakan keberadaan pangan murah ini," pintanya.
Pembatasan ini juga dilakukan agar masyarakat bisa membagi pemenuhan kebutuhannya. Jangan karena harganya murah lalu mengabaikan kebutuhan lainnya, terutama kebutuhan anak sekolah yang sebentar lagi memasuki tahun ajaran baru.
"Pada kesempatan dan di tempat ini pula kita akan membuka outlet pangan murah yang di launching serentak sebanyak 341 titik di 300 Kabupaten/Kota Se-Indonesia. Kehadiran outlet pangan ini sangat dinanti masyarakat.
Untuk itu saya instruksikan kepada pengelola yang dibawahi oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser agar menjaga ketersediaan pasokan pangan dan memperhatikan kualitas pangan di outlet ini," tuturnya.
"Jangan sampai stok barangnya hanya lengkap diawal launching saja sehingga menimbulkan kekecewaan masyarakat. Yang paling utama adalah memperhatikan Expired date atau tanggal kedaluwarsa dari setiap produk serta selalu menjaga kebersihan di dalam dan luar outlet," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Paser baru-baru ini memperoleh penghargaan Satyalancana Wirakarya dari Presiden RI atas keberhasilan dalam mengoptimalisasi sektor pertanian dan tercatat sebagai daerah yang surplus pangan.
"Untuk itu, outlet ini harus mengutamakan pasokan pangan lokal ketimbang mengambil dari daerah lain. Saya yakin jika outlet ini dikelola dengan baik dan benar maka akan memberikan banyak manfaat bagi pengelola maupun bagi masyarakat. Semoga dengan kehadiran outlet pangan murah disini akan meningkatkan perekonomian daerah kita dan mendukung salah satu Visi Paser MAS (Maju, Adil dan Sejahtera) yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan terpenuhinya kebutuhan pokok dan meningkatkan standar kehidupan masyarakat," tutupnya.(ar)