
KabarIkn.com,BALIKPAPAN - Asisten I Sekretariat Kota (Sekkot) Balikpapan, Zulkifli, menegaskan pentingnya peran bersama dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat selama momentum Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurutnya, selain kesiapan aparat keamanan, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana aman dan nyaman, khususnya saat malam takbiran hingga perayaan Lebaran.
“Kami mengingatkan masyarakat agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, seperti tidak meninggalkan kompor menyala dan memastikan pintu serta instalasi listrik dalam kondisi baik sebelum ditinggalkan,” ujar Zulkifli, Jumat (20/3/2026).
Ia menjelaskan, tradisi silaturahmi yang identik dengan Idulfitri membuat banyak rumah kosong dalam waktu tertentu.
Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi dengan langkah sederhana, namun sangat penting, agar tidak menimbulkan risiko kebakaran maupun gangguan keamanan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah untuk melaksanakan salat Idulfitri maupun saat berkunjung ke rumah keluarga.
Kesadaran masyarakat, kata dia, akan sangat membantu aparat dalam menjaga situasi tetap kondusif selama masa libur Lebaran.
Selain keamanan rumah, perhatian juga difokuskan pada potensi peningkatan kunjungan masyarakat ke tempat wisata setelah Lebaran.
Zulkifli mengingatkan orang tua untuk lebih waspada dalam mengawasi anak-anak, terutama di kawasan pantai dan perairan yang biasanya ramai dikunjungi saat libur panjang.
“Kita sudah beberapa kali menghadapi kejadian di tempat wisata, seperti anak-anak yang terbawa arus laut. Ini harus menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.
Dalam mendukung pengamanan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan telah mengerahkan berbagai instansi sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Sejumlah perangkat daerah disiagakan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (DPOP) menyiapkan tim pengamanan di lokasi wisata, sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga telah mendirikan posko siaga guna mengantisipasi kemungkinan bencana selama masa libur Lebaran.
Tak hanya itu, sektor kesehatan juga dipastikan dalam kondisi siap. Puskesmas dan rumah sakit disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode libur, termasuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan maupun masyarakat yang melakukan perjalanan.
Zulkifli menambahkan, Pemerintah Kota Balikpapan bersama DPRD terus mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dalam menjalankan seluruh rangkaian perayaan Idulfitri.
Ia berharap seluruh pihak dapat saling mendukung agar situasi tetap aman dan tertib.
“Semua pihak sudah bersiaga. Tinggal bagaimana kita bersama-sama menjaga keselamatan dan ketertiban selama perayaan Idulfitri,” tuturnya.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Balikpapan dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kebahagiaan. (t/adv/diskominfo balikpapan)