[Valid RSS]

Pasar Otomotif Kaltim Dinilai Menantang, Astra Motor Kaltim 1 Tetap Optimistis Kuasai Pasar

Foto : Marketing Manager Astra Motor Kaltim 1, Andreas Nathanael

KabarIkn.com,BALIKPAPAN — Kondisi ekonomi Kalimantan Timur pada 2026 dinilai cukup menantang bagi industri otomotif roda dua. Meski begitu, Astra Motor Kaltim 1 tetap optimistis mampu mempertahankan dominasi pasar sepeda motor Honda di wilayah Kalimantan.

Marketing Manager Astra Motor Kaltim 1, Andreas Nathanael, mengatakan sejumlah faktor memengaruhi perlambatan pasar tahun ini. Mulai dari berkurangnya proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), kondisi industri batu bara yang melemah, hingga selesainya proyek RDMP yang sebelumnya turut mendukung perputaran ekonomi daerah.

“Kalau ditanya market tahun 2026 memang cukup challenging. Kondisi global dan kebijakan pemerintah juga sangat berpengaruh. Proyek IKN agak berkurang tahun ini, batu bara juga produksinya terbatas dan harganya kurang bagus, kemudian RDMP juga sudah selesai,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya tetap percaya diri melihat posisi Honda yang masih mendominasi pasar otomotif roda dua di Kalimantan dengan pangsa pasar mencapai sekitar 75 persen.

Menurut Andreas, sejumlah produk Honda masih menjadi favorit masyarakat, terutama Beat Series, Scoopy, PCX, hingga Vario 160. Selain itu, Honda juga terus menghadirkan berbagai produk dan tampilan baru untuk menarik minat konsumen, khususnya generasi muda.

“Saat ini kami juga punya beberapa line up terbaru. Ada varian baru dan warna baru Scoopy seperti warna silver yang sangat diminati anak muda, lebih kekinian dan cocok untuk Gen Z,” katanya.

Untuk mempertahankan loyalitas konsumen, Astra Motor Kaltim 1 menyiapkan berbagai strategi, mulai dari peningkatan pelayanan hingga program promosi yang lebih menarik.

Ia menegaskan pelayanan kepada konsumen tetap menjadi prioritas utama perusahaan agar masyarakat tetap percaya dan nyaman menggunakan produk Honda.

“Yang pertama tentu menjaga pelayanan terbaik kepada konsumen. Kemudian kami juga menyiapkan berbagai program menarik agar mempermudah masyarakat memilih dan membeli produk Honda,” jelasnya.

Selain itu, Astra Motor juga akan menghadirkan berbagai kegiatan kreatif dan event khusus guna mendekatkan produk Honda kepada masyarakat, terutama kalangan muda.

Terkait penjualan hingga April 2026, Andreas mengakui terjadi sedikit koreksi dibanding tahun sebelumnya. Hal itu sejalan dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur yang berada di bawah rata-rata nasional.

“Kita memang merasakan dampaknya. Pertumbuhan ekonomi Kaltim juga masih di bawah nasional sehingga sektor roda dua ikut terdampak,” ujarnya.

Namun pihaknya berharap sejumlah program pemerintah ke depan dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan berdampak positif terhadap penjualan kendaraan.

Astra Motor Kaltim 1 juga menaruh harapan besar pada momentum tahun ajaran baru yang diperkirakan dapat meningkatkan penjualan kendaraan pada periode Juni hingga Juli 2026.

“Momentum tahun ajaran baru biasanya cukup membantu penjualan karena banyak masyarakat, khususnya anak muda dan keluarga, mulai mencari kendaraan baru,” tutupnya.(t)